Jakarta, PCplus – Ayoconnect resmi menjalin kerja sama dengan SAKTI Link. Aplikasi digital yang mendukung sistem perkoperasian yang mudah digunakan. SAKTI Link juga terintegrasi dengan platform SAKTI Online dan Sistem Informasi Credit Union Indonesia (SICUNDO). Aplikasinya sendiri disediakan oleh PT Sakti Kinerja Kolaborasindo. Perusahaan penyedia teknologi informasi milik konsorsium koperasi Indonesia yang sudah memenuhi standar SMKI ISO 27001:2013.
Baca Juga: Kolaborasi Ayoconnect dan Kredivo, Bikin Mudah Transaksi Digital
Ayoconnect dan SAKTI Link melakukan kerja sama dengan mengadopsi solusi Instant Transfer dari Ayoconnect. Solusi ini terintegrasi dengan infrastruktur BI-FAST dan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) dari Bank Indonesia. Ia juga dapat memberikan kemudahan transaksi satu pintu untuk transfer dana antar bank secara instan dan real-time ke seluruh anggota koperasi dengan biaya rendah. Selain itu, SAKTI Link juga memungkinkan koperasi untuk melakukan transaksi tunggal atau massal secara langsung ke berbagai rekening bank.
Endy Chandra, Direktur PT Sakti Kinerja Kolaborasindo, mengatakan, SAKTI Link menempatkan anggota sebagai pemilik, pengguna dan pengendali, sehingga menjaga prinsip, nilai dan jati diri koperasi adalah kewajiban bersama. “Oleh karena itu, kami berkomitmen melakukan transformasi digital untuk beradaptasi dengan perkembangan tren anggota demi kemajuan koperasi. Di antara banyak mitra kami, Ayoconnect dapat memberikan solusi Disbursement dengan harga paling kompetitif untuk kesejahteraan seluruh anggota. Ke depannya kami akan terus menjalin kerja sama berkelanjutan untuk kesejahteraan anggota,” jelas Endy.
“Koperasi sebagai badan usaha memiliki potensi besar untuk mendorong transformasi digital di Indonesia. Dalam hal ini, Ayoconnect bangga dapat berkolaborasi dengan SAKTI.Link dalam komitmen mensejahterakan anggota. Ke depannya, Ayoconnect akan terus berkolaborasi dengan berbagai sektor usaha dan skala untuk mencapai inklusi keuangan nasional.” kata Founder & COO Ayoconnect, Chiragh Kirpalan,
Pertumbuhan volume usaha koperasi
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), ada 130.354 unit koperasi aktif saat ini di Indonesia. Volume usahanya besar, Rp197,88 triliun pada 2022. Jumlah tersebut naik 1,96% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 127.846 unit dengan volume usaha Rp182,35 triliun. Di sisi lain, setengah masyarakat Indonesia yang merupakan generasi Z dan milenial tercatat mengutamakan kemudahan dan kepraktisan dalam segala hal, termasuk dalam kegiatan usaha. Dalam laporan Navigating Indonesia’s E-Commerce: Omnichannel as the Future of Retail, ditemukan bahwa 74,5% masyarakat cenderung berbelanja secara online daripada offline.
Mengacu pada hal tersebut, koperasi harus mampu memberikan layanan digital yang praktis, mudah dan cepat untuk memenuhi kebutuhan anggotanya.
Sejak beroperasi sejak tahun 2016, Ayoconnect telah bermitra dengan lebih dari 200 klien dan mengalami pertumbuhan pendapatan sebanyak 25 kali lipat dalam 24 bulan terakhir. Ayoconnect juga telah memproses lebih dari 500 juta klik API dalam setahun melalui solusinya.