
Jakarta, PCplus. IBM dan SAP baru-baru ini mengumumkan kerja sama untuk memberikan solusi inovatif bagi industri retail dan produk konsumen. Tujuannya, membantu meningkatkan profitabilitas dan meningkatkan pengalaman para pelanggan.
Menurut SAP, solusi ini menggunakan data real-time untuk memperbaiki perencanaan dan eksekusi proses secara nyata di dalam toko. SAP menyatakan bahwa sumber-sumber data unik, seperti IBM Metro Pulse, akan mengalir melalui SAP Cloud Platform. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan informasi secara cepat sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
SAP menambahkan bahwa semua informasi transformatif untuk pengambilan keputusan yang lebih baik tersebut disediakan melalui dan didorong oleh live business, sinyal permintaan pasar real-time yang unik dan inti digital yang membantu eksekusi proses secara maksimal.
SAP menyatakan kerja sama ini merupakan rencana pertama untuk mewujudkan sebuah solusi yang berfokus pada kebutuhan industri. Kerja sama ini menurut SAP lahir dari kemitraan transformasi digital kedua perusahaan yang pertama kali diumumkan pada tahun lalu.
Menurut SAP, solusi tersebut nantinya adalah salah satu dari beberapa solusi digital spesifik industri yang saat ini masih dalam tahap pengembangan, dan akan berkembang seiring dengan berlanjutnya investasi IBM di industri retail dan produk konsumen dengan solusi SAP S/4HANA.
SAP menyatakan bahwa pihaknya dan IBM juga berencana untuk berkolaborasi dalam layanan SAP Model Company, solusi end-to-end siap pakai, yang dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan khusus bisnis dan industri.
Menurut SAP, IBM Metro Pulse menggunakan layanan kognitif IBM untuk menyediakan informasi lokal seputar cuaca, acara, kondisi lalu lintas dan demografi. Solusi ini juga akan membantu mengatasi tantangan industri utama seperti ketersediaan stok dan akurasi prediksi jumlah permintaan.
SAP menyatakan bahwa selama uji coba teknologi kognitif ini di lebih dari seratus toko di pasar Amerika, solusi IBM Metro Pulse terbukti meningkatkan akurasi prediksi produk (yang mudah menguap dan sulit diramalkan) hingga sebesar 75 persen.
SAP menambahkan bahwa keahlian SAP akan menyatukan berbagai sumber data unik, termasuk kemampuan kognitif IBM, pada SAP Cloud Platform. Ini diklaim akan memungkinkan pengecer untuk mengidentifikasi dan melakukan tindakan nyata terhadap informasi real-time untuk membantu meningkatkan kinerja bisnis.
Misalnya, manajer operasi penjualan sebuah perusahaan minuman di New York City mungkin mencoba meramalkan penjualan di ajang Marathon New York di salah satu toko timnya di sepanjang rute lari. Menurut SAP, dengan menggunakan solusi baru ini, sang manajer dapat memasukkan informasi tentang arus lalu lintas di berbagai titik di sepanjang rute, dan juga dampak perkiraan cuaca terhadap permintaan produk.
Hal ini menurut SAP akan memungkinkannya memprediksi lonjakan permintaan di tingkat toko dengan akurasi yang jauh lebih besar. Berdasarkan informasi ini, manajer operasi penjualan dapat membuat tugas dan perintah yang disarankan untuk para representatif penjualan. Ini menurut SAP kemudian dapat didiskusikan dengan setiap pengelola toko mengenai cara menyesuaikan produk. Hal ini diharapkan dapat memaksimalkan penjualan tambahan bagi kedua belah pihak.