
Selama 26 tahun kehadirannya, Microsoft Office telah mengalami pasang surut. Sejarah panjang dimulai sejak kehadiran beberapa aplikasi yang disatukan menjadi satu paket aplikasi, yang ditujukan bagi segala aktivitas. Untuk melihat kilas baliknya, berikut kami hadirkan sedikit ulasan mengenai kehadirannya selama lebih dari dua dekade.
Awal Kehadiran Office (1989 – 1994)

Aplikasi Word, Excel, PowerPoint, sudah hadir secara terpisah sejak tahun 1980-an. Pada tahun 1990, akhirnya Microsoft menggabungkan ketiga aplikasi tersebut ke dalam satu paket aplikasi Office. Secara resmi, Microsoft meluncurkan aplikasi Office yang terdiri dari tiga aplikasi tersebut pada tanggal 19 November 1990.
Setelah meluncurkan versi Office 1.5 dan Office 1.6, tanpa alasan jelas, Microsoft langsung meluncurkan Office versi 3.0 dan melewati versi 2.0. Versi yang juga dikenal sebagai Office 92 ini merupakan versi pertama yang hadir dalam format CD.
Pada Januari 1994, versi ketiga dari Office menjadi penanda kehadiran Word 6.0. Salah satu perubahan besar pada versi ini adalah adanya fitur autocorrect dan equation editor. Pada bulan Juni dan Juli 1994, Microsoft meluncurkan update untuk mengatasi masalah tersebut sekaligus menghadirkan versi Professional serta aplikasi Access.
Office 95, Office 97, dan Office 2000 (1995 – 2000)

Kehadiran Office 95 terbilang spesial karena diluncurkan berbarengan dengan Windows 95. Pada versi ini, Office telah memiliki enam aplikasi yang terdiri dari Word, Excel, PowerPoint, Access (khusus versi Professional), Schedule+ dan Binder.
Selanjutnya Office 97 hadir dengan menambahkan satu aplikasi baru yaitu Outlook. Yang menarik, hadir pula animasi Office Assistant yang ditampilkan dalam bentuk karakter Clippy The Paperclip. Easter egg baru juga hadir dalam bentuk sebuah game bertipe flight simulator sederhana di Excel, serta game pinball di aplikasi Word.
Menyambut milenium baru, Microsoft menghadirkan Office 2000 yang di dalamnya telah termasuk aplikasi baru yaitu FrontPage yang berguna sebagai aplikasi pengembang web page yang hanya tersedia pada Office versi Premium saja. Microsoft juga memfokuskan diri kepada personalisasi di mana pengguna bisa menyesuaikan atau mengatur sendiri tampilan menu dan toolbar dengan pilihan fungsi tertentu.
Office 2000, Office XP, dan Office 2003 (2001 – 2003)

Berbarengan dengan hadirnya Windows XP, Microsoft juga menghadirkan Office XP. Salah satu fitur baru yang disertakan adalah speech and handwriting recognition. Ini memungkinkan pengenalan suara serta tulisan tangan. Task panel juga mulai hadir dan terletak pada sisi kanan layar. Sementara elemen lainnya dihadirkan seperti ClipArt. Microsoft memutuskan untuk menonaktifkan karakter Clippy, sang asisten Office, secara default.
Microsoft memberikan nuansa biru pada Office 2003 yang disesuaikan dengan tema warna di Windows XP. Dua aplikasi baru juga diperkenalkan yaitu InfoPath untuk menangani desain, distribusi, pengisian dan pengiriman formulir elektronik (e-forms), serta OneNote untuk membuat catatan. Office 2003 juga merupakan versi terakhir yang memiliki asisten Office yaitu Clippy.
Office 2007 dan Office 2010 (2007 – 2010)

Hadir berbarengan dengan Windows Vista, Office 2007 menampilkan sebuah tombol besar untuk menggantikan menu File. Pita di bagian atas juga memiliki tampilan baru menggantikan menu drop dwon untuk menampilkan tampilan yang lebih luas dari fungsi yang ada. Pada versi ini, Times New Roman yang sebelumnya menjadi font default diganti dengan font Calibri. Microsoft juga mengadopsi format file default baru yang disebut Office Open XML, yang memiliki ekstensi .docx untuk dokumen dan .pptx untuk PowerPoint.
Tampilan Office 2010 kembali berubah dengan menghilangkan nuansa biru ala Windows XP. Tombol Office digantikan oleh tombol menu sederhana yang mengarah pada menu file berukuran besar. Pilihan WordArt juga digantikan oleh pemilihan teks yang lebih sederhana. Tahun ini juga ditandai oleh kehadiran Office Web Apps yang merupakan versi online dari Word, Excel, PowerPoint, dan OneNote dan bisa digunakan secara gratis dari peramban.
Office 365 (2011 – 2012)

Pada Juni 2011, Microsoft menghadirkan Office 365 yang menggabungkan paket Microsoft Office dan layanan online menjadi sebuah layanan berbasis cloud yang selalu up-to-date. Layanan baru ini menghadirkan Office, SharePoint Online, Exchange Online, dan Lync Online secara bersamaan di cloud.
Office 2013 (2013 – 2014)

Office 2013 memiliki tampilan lebih flat dan mendekati tampilan Windows 8. Office ini juga mulai berbsis cloud dengan memungkinkan pengguna menyelaraskan pengaturan aplikasi Office antarperangkat dan menyimpannya di cloud secara langsung. Dengan hadirnya perangkat tablet, Microsoft mulai menyertakan dukungan terhadap layar sentuh yang awalnya ditujukan bagi pengguna Surface. Office 2013 ini tersedia dan bisa didapat melalui layanan Office 365.
Office 2016 (2015 – Sekarang)

Pada 22 September 2015, Microsoft meluncurkan versi terbaru yang diberi nama Office 2016. Mirip dengan Office 2013, versi ini tersedia melalui Office 365. Dibuat untuk teamwork, Office 2016 akan membuat bisnis menjadi lebih produktif, lebih aman, dan memungkinkan pengguna beserta tim bisa mengaksesnya dari berbagai perangkat, lokasi, dan orang-orang. Tampilannya kembali diperbarui dan dirancang agar “menyatu” dengan kehadiran sistem operasi terbaru, Windows 10. Beberapa fitur yang menarik di antaranya adalah Tell Me, suatu tool pencarian yang memungkinkan pengguna menemukan informasi tertentu secara lebih mudah dan cepat.