
JAKARTA, PCplus – Fitur kamera pada smartphone makin lama makin menyaingi kamera digital profesional. Kemampuan untuk merekam di kondisi kurang atau tanpa cahaya misalnya, mulai disematkan pada smartphone kelas atas.
Salah satunya adalah Huawei Honor 6 Plus. Smartphone Android dengan RAM 3GB ini dibekali dua kamera belakang dengan resolusi masing-masing 8 megapiksel. “Kamera ini seperti dua mata yang melihat. Melihat dengan dua mata akan lebih jelas (dibandingkan satu mata),” terang Daren (GTM, Huawei Device Indonesia) dalam jumpa pers di Jakarta (28/9/2015).
Walhasil, kamera pun bisa menangkap gambar dengan resolusi 13 megapiksel. Warna-warni hasil foto, kata Daren, lebih kaya warna.
Adanya dua kamera belakang, ujar Ellen Anggraini Gunawan (Marketing Director Device Business Department, Huawei Indonesia), juga membuat fokus bisa dilakukan dengan cepat. “0,1 detik, sehingga tak ada resiko tangan bergetar yang bisa menyebabkan gambar tidak fokus,” ungkapnya.

Kamera belakang ini juga disebut Ellen bisa merekam dengan baik pada kondisi gelap atau malam. Bahkan bisa mengatur efek bokeh (depth of field) latar belakang. “Tapi butuh kondisi yang pas,” tukasnya. Ellen menyebut, smartphone-nya ber-trademark owl (burung hantu) yang mampu melihat di malam hari.
Untuk kondisi gelap, tambah Darren, ada fitur double light sensitivity dan kendali inframerah. Untuk merekam di kondisi minim cahaya dengan hasil bagus tanpa kehilangan detail, tersedia fitur Super Night Mode. Fitur ini juga bisa dipakai untuk mengatur ISO dan exposure secara manual atau otomatis.
Fitur lainnya antara lain HDR, filter foto dan snapshot. Yang terakhir bisa dipakai untuk memotret saat layar smartphone terkunci dengan mengetuk layar dua kali.
Yang juga unik, Huawei menawarkan asesori yang bisa membuat Honor 6 Plus dipakai men-charge smartphone lain. “Jadi power bank,” kata Ellen.
O ya, smartphone dengan layar 5,5″ dan badan tipis ini(7,5mm) tentu juga dibekali kamera depan. Yang ini resolusinya sama dengan kamera belakang, yakni 8 megapiksel.