JAKARTA, PCplus – Moore’ Law menyatakan, kompleksitas sebuah mikroprosesor akan meningkat dua kali lipat setiap 18 bulan. Namun dengan pesatnya perkembangan teknologi, masihkah Moore’s Law berlaku?
Sepertinya ya. Dengan Cannonlake Intel, arsitektur 10nm yang awalnya dijadwalkan untuk dirilis tahun 2016, kita akan melihat Moore’s Law kembali berlaku. Pasalnya Intel menyebutkan butuh lebih banyak waktu untuk mengantarkan prosesor yang dibangun dengan proses yang lebih kecil tersebut.
Kendati berita ini agak mengecewakan, Intel masih lebih unggul dibandingkan pesaingnya. Prosesor mutakhir AMD masih dibangun pada 28nm. Begitu juga GPU Nvidia. Dalam beberapa tahun mendatang, Intel akan menggunakan proses 14nm yang dipakainya pada chip Broadwell.
O ya, Intel juga menunda prosesor Skylake yang tadinya dijadwalkan bulan depan menjadi ke pertengahan semester dua. Skylake adalah upgrade dari Haswell/Broadwell. Ia akan mengantarkan DDR4 menjadi mainstream, menambahkan dukungan Thunderbolt 3.0 dan lain-lain.
Tahun depan, kita mungkin akan melihat rilis yang disebut Kaby Lake, yang juga masih 14nm. Selain itu dikabarkan jajaran Broadwell-E enthusiast akan meluncur awal 2016, tetapi ini tidak menambahkan fitur-fitur baru secara signifikan. Yang ada hanyalah penambahan core dan cache.