JAKARTA, PCplus – Perangkat yang ditujukan untuk rumah tangga selalu didesain simpel dan mudah dipakai. Konsep ini pun diterapkan Western Digital (WD) pada produk storage personal terbarunya, My Cloud.
My Cloud adalah produk “cloud-in-a-box” personal yang dirancang tidak hanya untuk menyimpan file-file milikmu, tapi juga membuat kamu bisa membawa-bawanya ke luar rumah. Fisiknya tak beda dengan kemasan hard disk eksternal 3,5”. Namun kalau kamu lihat bagian belakangnya, kamu akan melihat tambahan port yang berbeda, yakni port Gigabit Ethernet.
Instalasi perangkat ini tak sulit, hanya perlu hitungan menit. Bisa dilakukan dengan aplikasi mobile WD, My Cloud app. Software akan otomatis mendeteksi drive dan melakukan seting untuk pengguna pemula. Setelah seting selesai, kamu bisa mengoneksikan komputer dan perangkat mobile-mu ke WD desktop dan aplikasi mobile. Kamu bisa mulai mentransfer file ke My Cloud. Kamu juga bisa mengunggah file langsung dari perangkat mobile ke sini. Mau dipakai untuk backup komputer pun bisa. Untuk itu tersedia software WD SmartWare Pro (untuk PC) dan Apple Time Machine (untuk Mac).
WD My Cloud tersedia dalam kapasitas 2TB, 3TB dan 4TB. Ia bisa dijalankan di Windows (8/7/Vista/XP) maupun MacOS (OS X Mountain Lion, Lion, Snow Leopard) dan perangkat dengan DLNA/UPnP seperti WD TV Live, Smart TV dan konsol game.
Di Indonesia, perangkat ini dijajakan dengan harga US$ 165 untuk kapasitas 2TB, US$ 199 untuk 3TB, dan US$ 260 untuk 4TB. Aplikasi mobile-nya, My Cloud, bisa kamu unduh dari App Store atau Google Play Store.