JAKARTA, JUMAT – Ada anggapan salah di benak konsumen, yakni laptop dengan merek beken selalu datang dengan software orisinal. Ini tidak selalu benar. Ada juga komputer bermerek yang aslinya dijual tanpa sistem operasi Windows (karena itu harga jualnya agak miring). Tapi saat kamu beli, si dealer komputer sudah menginstal software bajakan di komputer tersebut. Jadi cermati hal ini saat membeli komputer ya.
Aksi nakal dealer komputer ini terungkap ketika Microsoft melakukan kegiatan mystery shopper sejak 1 Desember lalu. Kegiatan mystery shopper Microsoft ini memang bertujuan memverifikasi keberadaan software ilegal di komputer baru dan juga dealer yang tidak jujur.
Di Gajah Mada Plaza, Jakarta, penyidik yang ditunjuk Microsoft itu menemukan dealer komputer yang menjual laptop merek beken yang berisi software bajakan. Padahal sebelumnya, empat vendor komputer sudah meminta maaf secara terbuka di beberapa media massa karena menjual komputer dengan software bajakan.
Eh iya, selain meng-instal di komputer dan laptop baru – beken maupun tidak – ada juga toko atau gerai komputer eceran yang sengaja menawarkan hard disk loading saat konsumen membeli komputer baru. Padahal di Indonesia ada ada undang-undang yang bisa menjebloskan pelaku – perusahaan dan individual – yang melanggar HAKI (hak atas kekayaan intelektual) ke penjara maksimal 7 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. Tindakan hard disk loading termasuk pelanggaran HAKI loh.
Menurut Sudimin Mina (Director of License Compliance, Microsoft Indonesia), software bajakan merugikan karena bisa saja menyebabkan komputer mendadak crash sesaat sebelum data atau foto-foto dibutuhkan. “Terlebih lagi jika pengguna melakukan transaksi online banking dengan software bajakan yang telah ter-instal. Rekening bank milik pengguna tersebut bisa saja di-hacked. Hal tersebut adalah resiko keamanan utama jika komputer tidak sepenuhnya terlindungi dengan software keamanan up-date yang telah di-instal,” papar Sudimin.
Sekadar informasi, menurut survei MIAP (Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan) yang terbit Nopember 2011, pembajakan software berada pada peringkat ke-2 (34,1%) setelah barang-barang dari kulit palsu (35%). Sementara itu BSA (Business Software Alliance) memperkirakan, penurunan 1% dari tingkat pembajakan di Indonesia akan memberikan dampak positif senilai US$ 1,3 miliar terhadap industri secara keseluruhan.
wah 1% aja 1.3M US ya. Jumlah yang sangat besar.
Saya rasa bukan dealernya yang nakal!, konteks kalimat dealer nakal dalam hal ini jika dealer tersebut mengatakan bahwa software non ori yang di instal di laptop/komputer tersebut ori!!!. Setau saya malah konsumen yang lebih memilih menggunakan software bajakan, ketika dealer menawarkan diinstal software ori dengan harga Jutaan, konsumen pasti tanpa berpikir panjang menolak, dan meminta diisikan software bajakan, karena tidak perlu membayar software tersebut. TOKO ATW DEALER HANYA MENYIAPKAN SESUAI PERMINTAAN KONSUMEN, KITA BISA AJA MENAWARKAN YG ORI, TAPI KLO KONSUMEN MENOLAK APA HARUS KITA PAKSA?. PALING KONSUMEN PINDAH KE TOKO SEBELAH/TOKO SEBERANG,,,HEHEHHE. KONSUMEN TAU KLO ITU SOFTWARE BAJAKAN!!!! KLO MAU SEMUA ORANG MENGGUNAKAN SOFTWARE ORIGINAL PADA SEMUA PC/LAPTOP BARU YG DI BELI, PAKSA PRODUSEN LAPTOP/PC UNTUK MENJUAL LAPTOP/PC YG SUDAH INCLUD DENGAN SYSTEM YG ORI. KLO TIDAK JANGAN DIIJINKAN BEREDAR. SELANJUTNYA TEKANKAN PENGGUNAAN SOFTWARE ORIGINAL (DALAM HAL INI PRODUKNYA MIKROSOFT) PADA SEKOLAH-SEKOLAH BAIK ITU PERGURUAN TINGGI, SMU/SMK, SMP, SD KARENA DARI SANALAH DIPERKENALKAN PENGGUNA UNTUK MENGGUNAKAN SOFTWATRE BAJAKAN KARENA APA, KARENA SOFTWARE YG DIPAKAI 100% BAJAKAN!!!!. DAN JUGA DI KANTOR PIHAK YG DI GANDENG OLEH MIKROSOFT UNTUK MENERTIBKAN PEMBAJAKAN, APA SUDAH MENGGUNAKAN SOFTWARE ORIGINAL???, CEK DONG!!! COBA AJA DI CEK, KOMPUTERNYA. DAN UNTUK ANDA YG MEMBUAT ARTIKEL INI ANDA BELUM TAU SEMUANYA, ATAU ANDA TAU TAPI PURA2 NDAK TAU?. ANDA HANYA MELAKUKAN PENELITIAN MUNGKIN SATU TAHUN, ATW BEBERAPA BULAN ATW MALAH BEBERAPA HARI, ANDA BELUM TAU APA APA YG DI INGINKAN KONSUMEN. KNAPA TIDAK DI BLOCKING DARI SI PRODUSEN SOFTWARE ITU SENDIRI. APA SI PRODUSEN SOFTWARE TIDAK MAMPU UNTUK MELAKUKAN ITU?, TIDAK MAMPU MENGENDALIKAN PRODUK YG DIA BUAT SUPAYA TIDAK BISA DI BAJAK?. KLO MEMANG DEMIKIAN BERARTI PRODUKNYA CACAT!!!! TIDAK LAYAK UNTUK DIJUAL APALAGI DENGAN HARGA YG JUTAAN!!!!!!!. HARUSNYA AKLI JUGA MELIHAT HAL ITU, BERAPA KERUGIAN KONSUMEN KLO DIA HARUS MEMBELI SOFTWARE YG ORI SEDANGKAN SOFTWARENYA ITU MUDAH DI JEBOL, DIBAJAK!!!! SUDAH JELAS PRODUK ITU TIDAK LAYAK UNTUK BEREDAR DI PASARAN!!!!! YANG HARUSNYA DI TINDAK ITU SI PRODUSEN DONG!!! TOLOL
setuju dg tulisannya dev, microsoft jual software terlalu mahal harganya keterlaluan, sewajarnya seharga anti virus gitu lho, sudah gitu bisa di bajak lagi. Dan yang install itu bukan pembajak. yang namanya pembajak itu yang ngecrack softwarenya. toko komputer dan masyarakat umum itu bukan pembajak tapi pemakai. harusnya microsoft cari orangnya yang ngecrack dong, bukan masyarakat it, jangan jangan orang microsoft sendiri yang nge crack ?? bs tidak dituntut, sweeping oleh microsft ini di anggap ilegal/melawan hukum??
Hey Microsoft!! Kalo lo mau org pake os original, lomikir dong! Apakah rakyat indonesia mampu membeli soft lo yg hrgnya jutaan?.. Kalo lomau kita2 make soft ori lo jualdgn hrg murah! Supaya bs dijangkau olehkita! Jgn mentang2 lo product amric jadi bs nekan polisi indonesia! Cuiiiiiiiiihhhhhhhh!
sok pinter lu “dev” , lu mikir dong.. mang kayak gimana lagi biar orang gak ngebajak?
meski pake aktivasi, tetep aja bisa di-hack.. dodol lu.
yang mustinya mikir, orang yang make, musti dikasih pendidikan dan dikasih tau kalo gak boleh pake bajakan. gitu.
di mac, Snow Leopard dan Lion aja gak ada yang pake verifikasi atau pun serial number.. karena asas percaya Apple udah tinggi.. jadi orang kalo mang mau make ya.. bayar.
S7 dengan DEV…konsumen mau dikasih pengertian, pendidikan, ato larangan menggunakan bajakan ato apalah bahasanya tapi kembali lagi soal ekonomi masyarakat kita…kalo harus membayar segitu mahal dan masih bisa di hack lagi pasti konsumen berpikir pendek untuk setuju (pasti ga mau)..kalo mau tindak masyarakat bawah coba cek dulu instansi2 baik BUMN maupun swasta baik personal maupun secara instansi apakah mereka semua sudah menerapkan ORIGINAL ONLY???
bukan masalah sok pinter ato sok2 yang lain tapi seperti itulah kehidupan masyarakat kalangan menengah kebawah…kalo melakukan survei ato penelitian jangan setengah setengah bro harus sampai ke masyarakat kita yang ada dibawah…
Saya juga tidak sepenuhnya memakai software ORIGINAL karena saya lebih suka memakai open source..saya juga sangat mendukung ORIGINALISASI SOFTWARE tapi dengan konsekwensi biaya yang harus dikeluarkan tentunya…
SASAJI…
setuju dgn dev n seira..
kalo mau semua pake original windows harusnya smw laptop udah include dgn windowsnya.
mau dikase pendidikan kyk apa tp kondisi ekonomi yg pas2an tetep aja konsumen lebih memilih windows bajakan yg jauh lebih murah.
fakta dilapangan, meskipun user sudah pake windows original, tapi software lain yg terinstal didalamnya apa juga original??
kalo gak, ya mending pake bajakan aja semuanya… 🙂
SASAJI………….