HARRISBURG, JUMAT – Suka makan coklat Hershey? Nah, produsen coklat ini sedang marah-marah gara-gara aplikasi coklat di iPhone. Menurutnya, merekalah yang berhak membuat coklat susu virtual.
Apa sih yang diributkan? Begini, ada dua perusahaan yang sedang memerebutkan aplikasi iPhone yang sama-sama melibatkan pembuatan coklat susu virtual. Perusahaan tersebut adalah Hottrix LLC, sebuah developer software yang bermarkas di Las Vegas, AS. Satunya adalah Hershey, produsen coklat yang berbasis di Pennsylvania, AS.
Saat ini Hershey sudah memasukkan pengaduan yang meminta hakim federal untuk memutuskan apakah aplikasi iPhone yang diciptakannya melanggar hak cipta yang dipegang Hottix LLC. Pengacara Hottrix menyebutkan bahwa aplikasi Hottrix muncul lebih dulu dan mencakup susu biasa dan susu stroberi. Aplikasi iMilk tersebut mengutip bayaran US$ 3, sedangkan milik Hershey gratis.
Sang pengacara juga menyebutkan bahwa perselisihan serupa pernah dialami Hottrix dengan Coors dan diselesaikan dengan baik. Cuma waktu itu objeknya terkait dengan bir (Coors adalah merek bir).
Pengacara Hottrix mengatakan bahwa aplikasi iMilk Hotttix bernilai jutaan dolar. “Bukan Cuma tujuh digit, tapi delapan digit,” ungkapnya.
Sementara itu Hershey mengatakan bahwa aplikasi yang diluncurkannya bulan Oktober sangat berbeda, mencakup penggunaan sedotan merah dan putih untuk “menyedot” susu dari layar telepon.
“Berbeda dengan aplikasi Hottrix, aplikasi “susu” Hershey’s Milk iPhone tidak bisa “diminum” dari iPhone dengan memiringkan telepon (yang merupakan satu-satunya cara untuk meminum susu di aplikasi Hottrix). Tetapi hanya bisa “diminum” dengan menggunakan sedotan virtual.” Begitu tercantum dalam berkas perkara yang dimasukkan pada 2 Juni di U.S. Middle District Court di Harrisburg.